Fikih I’tikaf dan Lailatul Qodr malam penuh kebaikan

Fikih I’tikaf dan Lailatul Qodr malam penuh kebaikan

Di dalam buku ini di jelaskan secara lengkap fikih pelaksanaan i’tikaf dan malam lailatul Qodar. Fikih I’tikaf dan Lailatul Qodr

Baca juga: Hadits Puasa

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
“Sungguh Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada lailatul qodr. Dan tahukah engkau apa lailatul qodr itu? Lailatul qodr
adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Turun para malaikat dan Jibril pada malam itu dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan keselamatan sampai terbit fajar.” [Al-Qodr: 1-5]

Fikih I’tikaf dan Lailatul Qodr

Fikih I'tikaf dan Lailatul Qodr
Fikih I’tikaf dan Lailatul Qodr

Kemuliaan Lailatul Qodr
Surat Al-Qodr adalah satu surat penuh yang berbicara tentang kemuliaan lailatul qodr. Diantara kemuliaannya
yang dijelaskan dalam surat yang mulia ini:

Lailatul Qodr malam yang Penuh Berkah

Lailatul qodr adalah malam yang penuh dengan kebaikan yang melimpah, ketenangan dan keselamatan, malam yang dimuliakan dengan turunnya Al-Qur’an, sebagaimana pada ayat yang lain Allah ta’ala menegaskan, Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” [Ad-Dukhan: 3-4]

Amal shalih pada malam itu lebih baik dari amal shalih yang dilakukan selama 1000 bulan (83 tahun 4 bulan) tanpa lailatul qodr, padahal jika seseorang hidup selama itu belumtentu dia memiliki amalan senilai itu apalagi lebih besar. Asy-Syaikh Abdur Rahman As-Si’di rahimahullah berkata,


“Amalan yang dilakukan ketika lailatul qadr lebih baik dari amalan selama seribu bulan tanpa lailatul qodr.” [Tafsir As Si’di, Dan ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa keutamaan tersebut bersifat umum, siapa saja kaum muslimin yang beramal di malam tersebut maka insya Allah ia akan mendapatkan keutamaannya, tidak khusus orang-orang tertentu saja. Sama saja apakah ia menyadari malam itu lailatul qodr atau tidak.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya malaikat di malam tersebut di muka bumi lebih banyak dari jumlah batu-batu kerikil.” [HR. Ahmad darAbu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 2205]

“Banyaknya malaikat yang turun di malam tersebut karena keberkahannya yang melimpah, dan malaikat turun bersama dengan turunnya berkah dan rahmat.” [Tafsir Ibnu Katsir, 8/444]

Al-Imam Qotadah rahimahullah berkata, “Ditetapkan pada malam itu apa yang akan terjadi selama satu tahun sampai tahun berikutnya.” [Tafsir Ath-Thobari, 24/534].

Fikih orang yang beribadah di malam lailatul qodr

Malaikat Mendoakan Orang yang Beribadah. Para malaikat mengucapkan salam (mendoakan keselamatan) untuk orang-orang yang beribadah di malam tersebut. Al-Imam Asy-Sya’bi rahimahullah berkata, “Malaikat mendoakan keselamatan ketika lailatul qodr untuk orang-orang yang beribadah sampai terbit fajar.” [Tafsir
Ibnu Katsir, 8/444]

Link download ebook: Klik di Sini

Baca secara online:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *