Kiat Semangat di Bulan Ramadhan

Kiat Semangat di Bulan Ramadhan

Penulis: Syekh Soleh bin Abdullah al-‘Ushoimiy hafizhahullahu.

Sesungguhnya bulan yang berada di hadapan bulan Ramadan ini merupakan musim ketaatan. Dan ketaatan yang paling agung padanya adalah ibadah puasa. Aisyah radhiyaAllahu ‘anha mengatakan:

“Tidak pernah aku melihat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam banyak berpuasa melebihi puasa pada bulan Syakban.” (H.R. an-Nasa-i no 2350. Asalnya ada pada riwayat al-Bukhari no 1969 dan Muslim no 782, 1156)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam berpuasa pada kebanyakan hari di bulan Syakban yang berkedudukan sebagai mukadimah bagi ibadah puasa di bulan Ramadan. Maka kedudukan puasa Syakban bagi Ramadan sebagaimana kedudukan salat sunnah rawatib bagi salat wajib. Bila sebelum mengerjakan salat wajib seseorang mengawalinya dengan salat sunnah rawatib, ia akan semakin kuat dan lebih siap mengerjakan salat wajib. Ia pun akan mendapatkan manfaat maksimal. Demikian pula halnya dengan berpuasa di bulan Syakban sebelum bulan Ramadan. Seorang yang
memperbanyak puasa pada bulan ini pasti akan lebih siap dan menjadi lebih kuat, dalam rangka bersiap-
siap mengerjakan puasa wajib di bulan Ramadan.

Oleh karena itu, sepatutnya seorang hamba menyibukkan diri dengan ibadah puasa di bulan ini sesuai kemampuan dirinya. Bila sanggup, hendaknya ia memperbanyak puasa. Demikianlah petunjuk Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Link download: https://drive.google.com/file/d/1WC-4O0qNDK9VWU7QcMJnPZbrHMXytKa-/view?usp=sharing

Baca secara online:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *